Atjeh Thank The Word
Friday, May 16, 2014
Ini juga merupakan salah satu monumen sebagai tanda terimakasih masyarakat dunia yang terletak di Blang Padang
Atjeh Thank The Word
Atjeh thank the word ini terletak di Blang Bintang Banda Aceh, ini merupakan salah satu monumen sebagai tanda terima kasih kepada masyarakat dunia atas segala macam bentuk bantuan bencana Tsunami Aceh.
Ikrar Lamteh
Ikrar Lamteh adalah sebuah kesepakatan damai antara pihak Darul Islam Indonesia dengan Pemerintah Indonesia pada tahun1957.
Ikrar tersebut di desa Lamteh Banda Aceh.
Kesultanan Benua Tamiang
Thursday, May 1, 2014
TAMIANG
1330-1336
SULTAN MUDA SETIA
Ditunjuk Sultan Muda Setia sebagai Sultan I di Kesultanan Benua Tamiang (1330-1352).
PUTERI LINDUNG BULAN
Puteri Lindung Bulan, anak bungsu dari Raja Muda Sedia yang memerintah Kerajaan Islam Benua/Teuming pada tahun 1333-1398 M
1330-1336
Setelah Kerajaan Perlak di Aceh Timur. Kesultanan Benua Tamiang dianggapsalah satu Kerajaan Islam tertua di Aceh. Aceh Tamiang merupakan kabupaten baru di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Daerah
yang terletak berhampiran dengan perbatasan Sumatera Utara ini berasal dari kata Da Miang. Sejarah menunjukkan tentang kewujupan wilayah Tamiang seperti prasasti Sriwijaya, kemudian terdapat riwayat dari Cina karya Wee Pei Shih yang mencatat kewujupan negeri Kan Pei Chiang (Tamiang), atau Tumihang dalam Kitab Negara Kertagama. Daerah ini juga dikenal dengan nama Bumi Muda Sedia, sesuai dengan nama Raja Muda sedia yang memerintah wilayah ini selama 6 tahun (1330-1336). Raja ini mendapatkan Cap Sikureung dan hak Tumpang Gantung dari Sultan Aceh atas wilayah Karang dan Kejuruan Muda ketika itu. Bukti-bukti itulah yang kemudian digunakan untuk memakai nama Tamiang sebagai usulan bagi pemekaran status wilayah Pembantu Bupati Aceh Timur Wilayah III yang meliputi wilayah bekas Kewedanaan Tamiang.
SULTAN MUDA SETIA
Ditunjuk Sultan Muda Setia sebagai Sultan I di Kesultanan Benua Tamiang (1330-1352).
PUTERI LINDUNG BULAN
Puteri Lindung Bulan, anak bungsu dari Raja Muda Sedia yang memerintah Kerajaan Islam Benua/Teuming pada tahun 1333-1398 M
Kerajaan Perlak
Kerajaan Islam pertama yang berdiri di Aceh adalah Kerajaan Perlak pada tahun 840 M (225 H). Sultan pertama Kerajaan Perlak yang terpilih adalah Saiyid Maulana Abdul-Aziz Syah (peranakan Arab Quraisy dengan puteri Meurah Perlak) yang bergelar Sultan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul-Aziz Syah.




.jpg)
